jember.jatim.polri.go.id – Angka kriminalitas di kabupaten Jember cenderung naik pada tahun 2020 dibandingkan dengan tahun 2019.

Menurut Kasatreskrim Polres Jember AKP Frans Delanta Kembaren, kasus kriminal yang mengalami peningkatan adalah curat (pencurian dan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan) dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor).

“Memang trend angka kriminalitas pada tahun ini cenderung naik dibandingkan tahun 2019, meski tidak signifikan. Di mana pada tahun 2019, angka kriminalitas di Jember tercatat 1.695 kasus dan di tahun 2020 ada 1.962 kasus,” ucap Frans, Selasa (29/12/2020).

Meski kasus kriminal ada kenaikan, beberapa kasus yang menonjol di tahun 2020 juga berhasil diungkap. Diantaranya kasus pembunuhan di Kaliwates dengan 4 pelaku dan kasus pembunuhan istri oleh suaminya sendiri.

“Untuk pengungkapan kasus, ada beberapa kasus menonjol yang berhasil kami ungkap. Diantaranya dua kasus pembunuhan di Kaliwates dan Bangsalsari,” ujarnya.

Sedangkan untuk kasus yang belum terungkap, Frans mengatakan, akan menjadi pekerjaan rumah (PR) dan prioritas penanganan di tahun 2021.

“Memang masih ada kasus menonjol yang masih belum terungkap, dan ini akan menjadi PR kami tahun depan untuk diprioritaskan. Kasus tersebut adalah pembakaran bayi di Kalisat, doakan kasus ini bisa segera terungkap,” ucapnya.

Ke depan, untuk meminimalisir kriminalitas di Jember, Frans akan meningkatkan patroli berskala besar, menghidupkan PAM Swakarsa serta melakukan sosialisasi ke masyarakat. [AR/ali]