Tribratanews Polres Jember : Seorang gadis bernama Siti Nurhalimah (19) mengalami luka cukup serius akibat tabrak lari di Jalan Raya Desa Sukojember Kecamatan Jelbuk, Jember.

Kejadian bermula saat sebuah Mobil Pick Up No. Pol. N. 8124.AB yang dikemudikan Hakiki (27) melaju dari arah Bondowoso menuju Jember. Sesampainya Di TKP, Insiden terjadi… “Braaaaak”. Dan akhirnya, Perempuan Muda Pengendara Sepeda Motor Beat No. Pol : P. 5062.LF, terkapar dalam kondisi terluka.

Setelah menabrak korban, si pelaku langsung ngegas kabur tanpa pertanggung jawaban, meninggalkan korban terluka kesakitan di Jalan. Maksud hati mau aman dengan melarikan diri, eh malah sial. Ternyata, Dia tak lolos dari hadangan Polisi.

Beruntung, Pelaku terduga tabrak lari ini bisa tertangkap, berkat Kesigapan Petugas SPKT Polsek Arjasa yang langsung respon turun ke lapangan usai dihubungi via telpon oleh Anggota Polsek Jelbuk yang sedang turun di TKP.

Dengan bekal informasi ciri-ciri kendaraan yang dikantongi Petugas. Bripka. Deddy Feriawan Dan Bripka. Oscar Tino langsung tancap gas Mobil Patroli  untuk menyisir Jalan dan melakukan penghadangan.

Berkat kecerdikan petugas. Pelaku tabrak lari tak dapat mengelak saat dipaksa menghentikan kendaraannya oleh Polisi. “Disitu Kami cek dan periksa Identitas pengemudi maupun surat-suratnya. Dia mengakui perbuatannya. Akhirnya Kita amankan sementara ke Mapolsek Arjasa”, ungkap Bripka. Dedy Feriawan (02/02).

Selasa (02/02), Kapolsek Arjasa Iptu Adam S.H. yang dihubungi secara terpisah membenarkan bahwa anggotanya telah membantu Polsek Jelbuk mengamankan pelaku terduga tabrak lari yang kabur saat kejadian Laka lantas, TKP- nya di wilayah Jelbuk.

Mantan Kanit Laka Polres Jember ini mengingatkan, Jika terjadi kecelakaan, pihak yang terlibat hal ini sebaiknya tidak melarikan diri. “Dia harus bertanggung jawab”,tegasnya.

Dia menyebut aturan ini tertuang dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam pasal 231 ayat 1, pengendara kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan wajib menghentikan kendaraan yang dikemudikan, lalu memberikan pertolongan kepada korban.

” Penabrak juga harus melaporkan kecelakaan kepada kepolisian terdekat dan memberikan keterangan yang terkait dengan kejadian kecelakaan. Penabrak yang memilih melarikan diri usai penabrakan malah bisa ditetapkan sebagai tersangka”, Pungkasnya. (Red. Hadi).