Tribratanews Polres Jember : Taman Nasional Meru Betiri merupakan kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem yang masih asli dan terjaga kealamiannya.

Tidak berlebihan jika kawasan  “Home of Biodiversity”, dengan sejuta keanekaragaman hayatinya wajib dijaga kelestariannya baik pemulihan ekosistem hingga peningkatan ekonomi yang memiliki potensi penting bagi penyangga kehidupan masyarakat sekitarnya.

Sabtu (06/02/2021),  Penanaman 1000 Pohon di area kawasan hutan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) menjadi momentum usaha pelestariannya #1000KebaikanUntukJember. Kegiatan berjuluk “Aksi Kolektif Untuk Kelestarian Meru Betiri ” di gelar di Blok Kandang Motor 3 Kawasan Resort TNMB, Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo, Jember.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Jember, Dandim 0824 Jember, Rektor Unej, Kepala TNMB, Danyon Armed 08, Para Akedemisi Unej Dan STIE Mandala serta elemen terkait dari ADM PTPN XII Kebun Mumbulsari, ADM PTPN XII Kebun Kobla, ADM PTPN XII Kebun Glantangan, Muspika Tempurejo, Pemdes Andongrejo dan sejumlah Personil gabungan TNI Polri.

 

Sebagai pencanangan program tersebut, hari ini telah dilaksanakan kegiatan reboisasi melalui gerakan aksi bersama penanaman beragam  Bibit Pohon, seperti : Beringin, Alpukat , Asem, kepuh, Trembesi , Pete , Nangka dan Durian.

Prakarsa aksi kolektif ini merupakan komitmen bersama menyerukan pentingnya menjaga dan melestarikan Taman Nasional Meru Betiri. Berupaya memberikan urgensi moral dan langkah sinergis dan kolaborasi kepemimpinan di Kabupaten Jember pada upaya menjaga pelestarian Taman Nasional.

” Aksi penanaman pohon disini sebagai bentuk dukungan dan partisipasi berbagai elemen terkait untuk turun bersama-sama dalam aksi restorasi lahan guna meningkatkan pengelolaan lahan hutan secara berkelanjutan”, Kata Kapolres Jember AKBP. Arif Rachman Arifin kepada Redaksi Tribratanews.

Hal senada juga diungkapkan Kepala TNMB Maman Suharman, S. Hut, M. SI, menurutnya demi kelancaran dalam pengelolaan kawasan ini butuh partisipasi aktif dari instansi dan stakeholder terkait.

” Kegiatan penanaman pohon ini sebagai usaha membangun kesadaran kolektif sebagai basis aksi bersama dalam menyeimbangkan kepentingan ekologi, ekonomi, sosial dan budaya”, ungkapnya.

“Sangat penting menyerukan komitmen bersama  untuk bersinergi menghentikan kerusakan hutan dan memulihkan kembali ekosistem demi kelestarian Taman Nasional Meru Betiri” kata Maman. (Red. Hadi).